Tips membuka ban untuk menganti ban dalam dengan peralatan yang ada

Peralatan yang umumnya ada bawa oleh pengendara sepeda.

Bagi sebagian besar pengendara sepeda umumnya jarang mengalami ban bocor. Tetapi beberapa pengendara lainnya pernah atau malah sering kali mengalami kejadian ban bocor. Ban sepeda bocor bisa terjadi kapan saja dan disebabkan banyak hal. Ban tertusuk benda tajam, seperti paku, baut kecil, bekas clip, beling dijalan sampai ujung kayu yang tajam dapat menembus ban sepeda.

Banyak pengendara memilih mengunakan ban tubeless, dengan alasan lebih ringan dan mudah melakukan perbaikan. Sebagian pengendara mengunakan ban dalam tipe premium yang memiliki cairan untuk melindungi angin keluar ketika terjadinya kebocoran.
Sebagian lagi mengunakan ban luar sepeda jenis folding atau bisa dilipat. Ban sepeda ini memudahkan untuk membuka dan memasang ban luar untuk menganti ban yang bocor.
Sebagian pengendara lebih tertarik mengunakan ban wired bead. Jenis ban luar yang satu ini masih bertahan dengan berbagai alasan. Ban wired bead (adanya kawat yang melingkar pada bagian ban) biasa digunakan untuk sepeda commuter baik jenis sepeda gunung sampai sepeda folding bike.

Masalah muncul ketika ban dalam bocor. Khususnya rancangan ban luar dengan wire bead digunakan sebagai penahan ban luar agar tidak keluar dari rim roda. Untuk memasang dan membuka ban umumnya memerlukan peralatan seperti Tire Lever / pengungkit ban / pencongkel ban atau pembuka ban.

Khusus untuk menangani ban sepeda wired bead atau ban dengan pelindung kawat terkadang merepotkan. Khususnya ketika and aingin menganti ban dalam yang bocor. Karena kawat yang mengelilingi ban luar harus diangkat untuk mengeluarkan ban dalam yang bocor dari roda sepeda.

Bisa dilihat pada gambar dibawah ini beberapa perlengkapan yang biasa dibawah ketika berkendara dengan sepeda.
Sebuah pompa sepeda, Quick Release yang ada pada roda, tool dan tire lever dan terahir adalah ban dalam. Apa fungsi beberapa alat tersebut, ternyata bisa dimanfaatkan untuk pembuka ban sepeda. Kita lihat pada halaman selanjutnya

By firmanhartono

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s